AMA Pro Daytona SportBike, balapan gado-gado…

Mulai tahun 2009 seri AMA Pro Road Racing menyelenggarakan kelas baru, yaitu AMA Pro Daytona sportbike yang disposori oleh AMSOIL. AMSOIL adalah perusahaan perminyakan asal Amerika. Kelas ini memberikan kejuaraan yang ketat dimana lima rider yang berbeda menang dengan empat merek sepeda motor yang berbeda di kelas yang memiliki keragaman mesin sebagai ciri khasnya.

Kelas ini merupakan turunan dari kelas Formula tua AMA Xtreme yang menampilkan kompetisi yang erat antara sejumlah sepeda motor yang berbeda. Keragaman dalam spesifikasi ini dikelola oleh AMA Pro Racing melalui persyaratan berat yang berbeda, tergantung pada konfigurasi mesin sepeda motor dan bukan ukuran mesin.

Hanya modifikasi terbatas pada sepeda motor terbatas yang diperkenankan dan sejumlah besar komponen asli dipertahankan termasuk roda peralatan asli. Ban disuplai oleh Dunlop, dengan batasan  beberapa banyak ban yang diijinkan setiap seri. Keterbatasan pada spesifikasi teknis dari AMA Pro Daytona SportBikes tidak membatasi jumlah sepeda motor yang memenuhi syarat, ada berbagai jenis diantaranya sebelas sepeda motor model untuk balapan dalam kelas ini.

Danny Eslick Juara umum AMA Pro Daytona SportBike dengan Buell 1125R

Regulasi AMA Pro Daytona sportbike

  • Engine Displacement: 600cc – 675cc – 848cc – 990cc – 1000cc – 1125cc
  • Horsepower: 120 hp to 145 hp
  • Minimum Weights: 4 cylinders – 360lbs.; 3 cylinders – 375lbs.; 2 cylinders – 385lbs.
  • Top Speed:  175 MPH
  • 0-60 MPH: 3 seconds
  • ¼ Mile Acceleration: 10 seconds
  • Tires: Dunlop SportMax GPA Front (120/70R-17) and Rear (190/55ZR-17)
  • Race Lengths: 50-mile sprints.  The season-opening Daytona 200 is 57 laps.
  • Eligible Bikes: Aprilia RSV1000R, Buell 1125R, Ducati 848, Honda CBR600RR, Kawasaki ZX-6R, Suzuki GSX-R600, Triumph Daytona 675, Yamaha YZF-R6

About Luthfi Aziz

Masih newbie bloger, menyukai hal-hal yang menantang, hobi di bidang sains dan motorsport...

Posted on 15 April 2011, in Motorsport and tagged , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Wah kirain balapan mkan gado gado taunya balapan motor edede
    oy keblogku ea

  2. Iya itu balapan motor, tapi speknya macem2, ok masbro..

  3. kok 600cc dan 1000cc di cmpur ?

  4. @dendy dan @umarabuihsan itulah amerika masbro, selama power to wight rasio atau rasio antara tenaga motor dengan bobotnya beda-beda tipis, silahkan betempur di sirkuit… artinya motor2 1000 cc pasti tenaga lebih besar dari motor2 600cc tapi bobotnya pasti lebih berat pula, yang pasti motor 1000 cc keatas bukan motor2 superbike kaya cbr, R1, GSX kalau ini power to wight rasio pasti diatas motor2 supersport 600cc, contohnya buell 1125r bukan superbike karena mesinnya berbasis mesin Harley-Davidson

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: