Moto3 Masih Kalah 4 Detik Per Lap Dari Motor GP 125 cc

Ioda Racing dan Oral Moriwaki adalah 2 tim yang mengikuti ajang balap di kelas GP 125 cc di CIV (kejurnas balap motor di Italia). Kabarnya sih keikutsertaan mereka adalah sebagai ajang untuk riset sekaligus pengembangan performa prototipe motor Moto3, sebelum bergabung di Moto3 Grand Prix tahun 2012.

Dari keikutsertaan mereka di seri pertama CIV di sirkuit Misano Italia pekan lalu, Pontone jadi pembalap yang tercepat dengan spesifikasi Moto3 250 cc, 1 silinder. Nah, cukup penasaran dengan perbandingan performa antara motor GP 125 cc dengan Moto3, kami pun memberikan sedikit analisis pra musim performa Moto3 untuk tahun 2012 mendatang.

Pada sesi kualifikasi, Alessandro Giorgi dari tim VTR Aprilia 125, mencetak lap tercepat dengan 1 menit 46.222 detik. Pontone pun mampu meresponnya dengan lap tercepat 1 menit 48.859 detik. Namun selisih rata-rata waktu tercepat yang dicetak oleh Ponton dan Giorgi adalah 3,6 detik di pada sirkuit yang memiliki panjang 4.266 meter itu.

Rata-rata kecepatan tertinggi yang ditorehkan oleh Giorgi adalah 197 km per jam, sementara Pontone hanya mampu membukukan 186 km per jam.  Catatan kecepatan tertinggi ini menyisakan selisih yang cukup besar, yaitu 9 km per jam.

Pada saat balapan berlangsung, red flag pun dikibarkan karena ada beberapa insiden. Namun dilanjutkan 10 lap setelah di start ulang. Hasilnya sangat jauh, jarak Pontone dibelakang pembalap yang finish di posisi pertama berada diatas 40 detik. Jika mencermati selisih waktunya, rata-rata Moto3 tertinggal 4 detik dari GP 125 cc. Jadi rasanya tim Moto3 perlu melakukan riset lebih jauh untuk membuat motor mereka lebih kompetitif dibandingkan GP 125 cc.

Lalu bagaimana jika Moto3 diadu dengan GP 125 cc di sirkuit yang memiliki banyak trek lurus? Pastinya selisih yang ada bakal lebih besar lagi. Tantangan ini harus dijawab langsung oleh tim-tim yang nantinya berkompetisi di kelas tersebut. Setidaknya maksimal hanya memiliki selisih 2 detik lebih lambat, seperti perbedaan antara Moto2 dan GP 250 cc di seri pertama Moto2 tahun 2010 lalu. (Sumber : otosport.co.id)

About Luthfi Aziz

Masih newbie bloger, menyukai hal-hal yang menantang, hobi di bidang sains dan motorsport...

Posted on 19 April 2011, in Motorsport and tagged , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Sebelum baca, ijin nebar jaring pertamax
    Share n minta masukan:

    ALARM motor: manfaatkan KLAKSONmu

    http://umarabuihsan.wordpress.com/2011/04/19/alarm-motor-manfaatkan-klaksonmu/

  2. kalau ketinggal 5 detik (lirak-lirik ada FBH gak), 1/4 liter emang masih dalam masa transformasi, baik nasional maupun dunia

  3. yang penting persaingan tetap seru….

  4. @all. masih butuh riset masbro, motor khusus MOTO3 buatan HRC Honda aja blom turun balap NSF250R, apalagi pabrikan lain blom punya motor khusus MOTO3, rata-rata masih rumah modifikasi yang menggunakan basis motor motocross 250cc 4 tak

    http://world.honda.com/HRC/NRS/

  5. mungkin limit rpm nya ditambahin jadi 18k rpm

  6. mungkin limit rpm nya ditambahin aja jadi 18k rpm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: