Berita Duka Dari Kampung Halaman: terbaliknya speedboat Limex (Video)

Speedboat di Pelabuhan Tanjung Selor

Setelah mendengar berita kecelakaan speed boat dari kawan, ane langsung terkejut. Moda transportasi ini sering ane gunakan bila mudik ke Tanjung Selor, rutenya sendiri adalah Tarakan – Tanjung Selor yang ditempuh kurang lebih 1,5 jam. Bagi yang belum tahu Tanjung Selor adalah salah satu kabupaten di bagian utara provinsi Kalimantan Timur, nama kabupatennya sendiri adalah kabupaten Bulungan sedangkan Tanjung Selor nama ibu kotanya.

Rute Speed Boat Tarakan-Tanjung Selor

 Ini beritanya yang ane kutip dari detiknews.com

Samarinda – Petugas Search And Rescue (SAR) berhasil mengidentifikasi 4 korban tewas pasca insiden terbaliknya speed boat Limex, di perairan sungai Bulungan, Kalimantan Timur (Kaltim). Di antaranya, seorang balita perempuan, Nisa (2), warga Kabupaten Berau, Kaltim.

Selain Nisa, korban tewas lainnya adalah warga Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Asliana (26) serta warga Kabupaten Berau lainnya, Irsan (6).

“Seorang korban lagi, belum diidentifikasi. Semua korban meninggal sampai saat ini disemayamkan di RSUD Bulungan,” kata Danlanal Tarakan, Kolonel Laut Taat Siswo ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (7/6/2011) malam WITA.

Informasi korban tewas sempat simpang siur. Disebutkan, korban meninggal mencapai 16 orang dari 42 orang yang berada di speed tersebut. “Yang benar hanya 4 orang meninggal,” tegas Taat.

Seperti diberitakan, speed boat Limex yang berangkat dari Tarakan tujuan Tanjung Selor Bulungan, Kalimantan Timur, terbalik di dekat dermaga Pelabuhan Bulungan, Selasa (7/6/2011). Dari 42 penumpang, 4 orang di antaranya tewas tenggelam.

Informasi diperoleh Lanal Tarakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WITA, saat speed bermaksud bersandar ke dermaga Pelabuhan Bulungan, di perairan Sungai Kayan, Bulungan. Lokasi kejadiannya berjarak 3 meter dari dermaga. Beloknya speed ke dermaga terlalu tajam dan akhirnya terbalik.

Satu regu tim Search And Rescue (SAR) Lanal Tarakan bersama dengan Polair Polda Kaltim yang bermarkas di Tarakan, berada di lokasi untuk mengevakuasi korban insiden terbaliknya kapal tersebut.

Posisi Speed Boat yang terbalik saat evakuasi

Salah satu korban yang meninggal adalah kakaknya teman SMA ane. Semoga semua korban di berikan ketabahan dan yang meninggal diterima disisi-Nya, Amin. Kalau dari pengalaman ane rute Tarakan – Tanjung Selor adalah rute yang sangat padat. Rute ini ada setiap 45 menit sekali, setiap speed boat rata-rata berkapasitas 25-45 penumpang tergantung besarnya speed boat tersebut. Kenyataannya speed boat selalu over kapasitas, artinya ada penumpang yang tidak membeli tiket tetapi langsung membayar di dalam speed boat. Biasanya penumpang semacam ini banyaknya 3 – 10 orang. Karen tidak membeli tiket otomatis namanya tidak tercatat di manifes dan tidak tercover asuransi. Apalagi perangakat keselamatan seperti pelampung yang seadanya. Di tambah lagi desain speed boat yang hanya ada pintu keluar di bagian belakang. Jadi ketika speed boat terbalik maka bagian belakang akan lebih tenggelam di banding bagian depan karena beban mesin speed boat yang lebih berat di bagian depan. Otomatis penumpang yang di bagian depan akan sulit keluar. Saran-saran ane :

  1. Semua penumpang agar tercatat di manifes dan tercover asuransi
  2. Jangan membawa penumpang dan barang melebihi kapasitas speedboat
  3. Pastikan peralatan keselamatan memadai (Pelampung, Life Jacket)
  4. Desain speedboat harus ada pintu darurat seperti pintu darurat pesawat terbang, terutama untuk penumpang bagian depan dan tengah

Ini video dari kamera ponsel beberapa detik setelah kejadian:

Suasana pelabuhan pada saat musibah:

Evakuasi Speed Boat di tepi sungai:

About Luthfi Aziz

Masih newbie bloger, menyukai hal-hal yang menantang, hobi di bidang sains dan motorsport...

Posted on 8 Juni 2011, in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. smga kjadian ini tidak terulng lgi,,,
    brow kpn blik ktnjung

  2. kemarin sora mamaku nelpon aku, blangnya ada speed boat tenggelam. langsung aku cari beritanya di internet, tapi gak nemu2.
    Thanks atas Infonya bro… berita ini yang aq tunggu2 dari tadi. soalnya aku liat di Harian PagiRadar Tarakan gak ada beritanya…

  3. korban penyelamatan spedboat limex tg.selor

  4. turut berbela sungkawa

  5. nampaknya perlu kesadaran para penumpang dan ketegasan petugas terkait utk setiap penumpang yg naik speed agar memasang lifejaket/baju pelampung spy bila ada kecelakaan korban meninggal bisa dihindarkan/diminimalisir.

  6. misak andreas

    Turut berduka.
    Menurut saya dampak dari kurang memperhatikan Keselamatan penumpang dan tidak ada nya perangkat K3 yang tersedia,Serta desain Kendaraan yang digunakan tidak sempurna minim perangkat keselamatan ,pintu terbatas, sehingga memungkinkan kurang memberi rasa aman dan yaman bagi penumpang, serta tidak adanya SOP yang baku terhadap penumpang, petugas ,serta oprasional speed yang di gunakan.Untuk ke depan nya Tolong perhatikan Keamanan ,keselamatan,dan kenyamanan penumpang.Jangan Penumpang hanya di jadikan obyek usaha dan tempat mengeruk banyak rupiah saja, tapi beri lah timbal balik yang nyata dalam bentuk pelayanan yg baik, karena tanpa penumpang usaha anda tidak akan brjalan lancar. Untuk pihak Terkait Tolong Terapkan K3 di setiap kendaraan yang menggankut banyak penumpang dan Penerapan SOP.

  1. Ping-balik: Menunaikan Ritual Pulang Kampung (Mudik Lebaran) « Luthfi Aziz's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: