Moto3 Production Class: Kejurnas Sport 250CC di Thailand

Federation of Motor Sports Clubs of Thailand (FMSCT) atau IMI nya Thailand mengadakan kelas baru yaitu Moto3 Production Class. Kelas baru ini mengikuti prinsip-prinsip regulasi Moto3 FIM yang akan menggantikan GP 125 nantinya.

Jelang race

Awal rencananya regulasi Moto3 Production Class akan mengadaptasi regulasi GP-Mono, dimana motor yang pakai menggukan mesin modifikasi Motocross 250 cc 4-stroke dari keempat produsen motor Jepang, Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Jika produsen memiliki mesin multi silinder (lebih dari satu) maka akan dikenakan pinalti berat atau bobot tambahan yang lebih berat dari pada mesin satu silinder, hal ini agar persaingan seimbang.

‘Tingnote’ Thittipong Warokorn dari team Panadda Racing

Tetapi FMSCT memutuskan melakukan perubahan regulasi teknis Moto3 Production Class dimana motor yang digunakan balap harus sepeda motor produksi lokal 250 CC, 4 Stroke dan Single Cylinder, yang memiliki pabrik produksi dan penjualan di Negara ASEAN, khususnya di Thailand.

Pit Garasi team Panadda Racing

Honda CBR 250R dapat berpartisipasi pada “Moto3 Production Class” tanpa modifikasi apapun, sementara Kawasaki Ninja 250 bisa dimodifikasi dengan mengganti mesinnya dengan mesin Kawasaki D-traker 250 CC atau Kawasaki D-traker 250 CC nya yang dimodifikasi menjadi motor balap On-road seperti mengganti suspensi dan setang seperti motor GP-Mono. Akhirnya malah seperti OMR Honda CBR 250 karena Kawasaki ngak ada turun balap, kalau di kita malah kebalik kejurnas sport 250 malah isinya Kawasaki Ninja 250 semua…😀

Panadda Racing merayakan double victory di Bira International Circuit

Presiden FMSCT, Thongchai Wongsawan sendiri yang melaunching Seri pertama “Moto3 Production Class” di Thailand Circuit, Nakhonchaisri pada FMSCT Thailand Road Racing Championship 2011. Kelas ini dilaksankan dalam rangka pengembangan balap motor Thailand menuju FIM World Championship di tahun 2012. Karena seperti di Indonesia, Thailand juga lebih rame balap motor “bebek”, sementara balap motor “sport” baru berkembang. Moto3 Production Class dukungan penuh oleh Thailand Motercycle Enterprise Association (TMEA) dan ATPM Honda Thailand yaitu AP Honda, Ltd.

Honda CBR 45 livery Castrol Honda Superbike

Poin untuk juara nasional Moto3 Production Class baru dihitung mulai seri ke 2 hingga seri ke 9 FMSCT Thailand Road Racing Championship. Sementara seri 1 hanya sebagai launching, perkenalan kelas baru ini dan untuk riset motor sendiri.

Wow… Miss Motor Show Thailand jadi Umbrela Girl nya 🙂

Sumber : blog.fmsct-live.com

About Luthfi Aziz

Masih newbie bloger, menyukai hal-hal yang menantang, hobi di bidang sains dan motorsport...

Posted on 27 Juni 2011, in Motorsport and tagged , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. sedeeeppp…..
    boleh tuh..
    kalo disini bisa diadu CBR 250 sama Minerva Megelli..
    btw, kalo CBR kalah…FBH mau nerima ngga ya??
    wkwkwkwk

  2. keren…knalpot e ajib2…
    koq ada yg ttp pake ban IRC bawaan yah…weleh2..nekat

  3. kerenan 2 stroke deh, 250 cc, powernya diatas 100 hp

    Paddock Girls Motogp Le Mans 2011 Part 10
    http://indooto.blogspot.com/2011/06/paddock-girls-motogp-le-mans-2011-part_1275.html
    Paddock Girls Motogp Silverstone 2011 Part 1
    http://indooto.blogspot.com/2011/06/paddock-girls-motogp-silverstone-2011.html

  4. disini 1 silinder dicela2, disana dipuja2

  1. Ping-balik: Wow… Miss Thailand pemilik team balap motor | Luthfi MotoBlog's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: